VIVA – Tim bola basket Trans Media melaju ke babak final Sinar Mas Land Basketball Tournament (SMLBT) 2018. Trans akan bersua tim Gojek di untuk memperebutkan juara event yang mempertemukan tim media dan perusahaan digital, hari ini, Minggu 11 September 2018.

Trans Media mencatat kemenangan 47-33 atas tim Kompas Gramedia pada babak semifinal di lapangan The Breeze Arena, BSD City, Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu 10 November 2018. Pada kuarter awal, Trans Media bermain lambat dan banyak melakukan kesalahan. Sedangkan tim lawan pun nyaris sama dan melambatkan tempo permainan.

Memasuki kuarter 2, Trans Media mulai menemukan pola permainan dan melakukan tekanan melalui tembakan tiga angka serta tembakan dua angka dengan maksimal.  Selain itu, defense ketat pun dilakukan untuk menghambat penetrasi Kompas Gramedia ke zona Trans Media. Tim Kompas Gramedia bermain tanpa didampingi pelatih Abrizalt Hasiholan.

"Awalnya, kami bermain agak berat dan coba membaca permainan lawan. Di kuarter 2 kami mulai menemukan pola permainan. Kami coba melakukan defense ketat dan melakukan serangan yang agresif. Lawan pun terkoreksi permainannya. Situasi inilah yang kami manfaatkan untuk meraih kemenangan," ujar Donny Tirta Permana, shooting guard Trans Media, dalam rilis turnamen.  Ketika ditanya soal bermain di babak final, Donny mengaku, bersama rekan satu timnya hanya coba bermain lebih santai dan tanpa beban.

Sementara itu, asisten pelatih Trans Media, Rendy Pratama, mengaku, para pemian asuhannya di kuarter awal banyak melakukan kesalahan dan mudah dipatahkan serangannya. "Kuarter awal, anak-anak terlalu buru-buru saat melakukan serangan. Bahkan, saat tertinggal pun tidak fokus dan mau cepat dapat poin serta memimpin," ujar Rendy.

Kendati demikian, menurutnya, tim asuhannya bermain dengan performa yang lebih bugar menyusul libur satu hari. "Anak-anak sempat kelelahan usai bermain lawan MNC FTA, dua hari lalu. Hari ini bermain lebih baik dan shooting mereka lebih akurat," imbuhnya. Ketika ditanya soal babak final, Rendy mengatakan, akan menerapkan strategi permainan yang sudah direncanakan dan bersiap siapapun lawannya.

Sebelumnya, Trans Media melaju ke babak semifinal setelah menghentikan MNC FTA 33-26 di perempat final, Kamis 8 November 2018. Sedangkan Kompas Gramedia sukses ke 4 besar setelah menghentikan tim juara bertahan Emtek 30-24.

Sementara itu, dari kategori perusahaan digital (e-commerce), tim basket Gojek menang tipis atas Dimension Data Indonesia 35-34. Gojek lolos ke final secara dramatis, di mana skor sempat imbang 34-34 sebelum akhirnya diselesaikan melalui kesempatan satu kali free throw. Dengan demikian, tim debutan Gojek akan menghadapi wakil dari kelompok media, yakni tim basket Trans Media di babak final, hari ini, Minggu 11 November 2018.

"Kami diuntungkan dengan banyak pemain kunci lawan yang kena fouled out di kuarter akhir. Kami gunakan kesempatan ini dengan baik. Serangan fast and run, dapat bola langsung masuk dan lebih sabar di zona lawan saja," kata pelatih tim Gojek, Gabriel Sitaniapessy.

Menyinggung laga final, Gabriel mengaku tim Trans Media cukup berat dan menginstruksikan para pemain asuhannya bermain "nothing to loose" saja. "Trans Media cukup berat dan saya ingin anak-anak bermain lepas. Strateginya saya rasa masih seperti tadi, tinggal lihat situasi di lapangan saja," imbuhnya.

Sebelumnya, tim basket Gojek melaju ke 4 besar setelah menundukkan Digital Hub 26-17. Sedangkan Dimension Data Indonesia melaju ke semifinal setelah menghentikan tim basket Blibli.com 38-21.