Sepang - Jorge Lorenzo rupanya sudah tak tahan. Absen di dua balapan terakhir membuat pebalap Ducati itu rindu sekali turun di atas lintasan.

Setelah mengalami kecelakaan di Aragon, Lorenzo mendapat lagi crash di sesi latihan MotoGP Thailand yang membuatnya absen di balapan itu dan Australia pekan lalu. Dia mengalami cedera retak pergelangan tangan yang membuat tidak bisa membalap dengan maksimal.

Usai menjalani operasi dan pemulihan selama tiga pekan terakhir ini, Lorenzo kemudian mendapat lampu hijau untuk bisa membalap di seri Malaysia akhir pekan ini. Tapi, Lorenzo sendiri masih bimbang karena belum yakin betul tangannya sudah kuat untuk membalap.

Tapi di satu sisi, Lorenzo sudah rindu untuk balapan karena sejatinya dia sudah absen di tiga balapan terakhir, meski sempat membalap di Aragaon sebelum terjatuh. Apalagi, Lorenzo ingin memaksimalkan dua balapan terakhirnya bersama Ducati sebelum pindah ke Honda musim depan.

"Pertama-tama, saya ingin kembali membalap karena sudah lama rasanya, saya sudah berminggu-minggu tidak membalap, dan sudah pasti Anda kehilangan waktu latihan, kemampuan, dan segalanya," ujar Lorenzo di Motorsport.

"Ini bukan hanya soal retak tangan dan cedera lainnya, tapi kondisi fisik secara keseluruhan," sambungnya.

"Bahkan jika saat ini saya berpikir tidak mampu bersaing di balapan nanti, setidaknya saya bisa mengendarai motor itu lagi dan ini bisa membantu saya berbuat sesuatu pada balapan terakhir bersama Ducati di Valencia."

"Kita lihat saja besok, saya tidak mau meramalkan apapun, saya memang belum merasa pulih sepenuhnya tapi kita lihat nanti seperti apa feeling saat di atas motor," tutup Lorenzo.

(mrp/yna)