PUNYA PIL tetangga sendiri sangat riskan, tapi Ny. Darminah, 38, tidak peduli. Diajak keluar rumah pukul 01.00, mau saja karena dia pikir suami sudah tidur. Nggak tahunya dengar semua janjian lewat HP tersebut. Bambang pun, 44, membuntuti. Ternyata PIL istrinya justru Samidi, 48, tetangga sendiri. Ributlah keduanya.

Entah sudah berapa kali disebut di kolom ini, meski secantik apapun bini tetangga, itu sekedar ikan hias. Tetangga hanya bisa menikmati lenggang lenggoknya lewat kaca akuarium, tak mungkin menggorengnya. Tapi ternyata ada juga yang nekat mencoba menggorengnya, dan ternyata bisa. Tapi ya itu tadi, baru sebentar menikmati gorengan ikan hias, skandal itu keburu tercium suami.

Perempuan paling gatel sekecamatan Perak Jombang, mungkin hanyalah Darminh. Punya suami ganteng dan pintar cari uang, tak puas juga. Dia malah mau meladeni bisikan asmara tetangga sendiri, Samidi. Meski lebih tua barang sedikit, tapi rayuannya memang maut, sehingga membuat Darminah bertekuk lutut dan berbuka paha sekalian!

Samidi sendiri tak menyangka, Darminah yang menjelang emak-emak tapi tetap sekel nan cemekel, begitu mundah diingel-ingel (digeluti). Awalnya dia sekedar lobi-lobi biasa, eh ternyata sinyal-sinyal asmara itu terespon dengan baik, seperti HP dekat menara BTS. Bayangkan, baru satu putaran langsung kena. Maka dalam hati Samidi pun berkhayal, “Inilah saatnya makan gorengan ikan hias dibumbu asam manis.”

Padahal berselingkuh dengan bini tetangga itu potensi masalahnya lebih besar, seperti BAB di halaman rumah sendiri. Enak sih enak, tapi jika ketahuan bakal menjadi viral orang sekampung, akan dibahas ibu-ibu di arisan dan bapak-bapak di arena kerja bakti. “Gila, seperti sepeda saja, bini tetangga main cemplak saja!” pasti begitu kata orang.

Entah berapa kali Samidi berhasil mengencani Darminah, tak ada datanya. Yang jelas Samidi jadi ketagihan. Belum lama ini tengah malam pukul 01.00 tega-teganya telepon Darminah, mengajak keluar rumah. Darminah yang menganggap suami sudah tidur, diam-diam keluar rumah.

Padahal, sebenarnya Bambang yang terjaga, mendengar semua pembiacaraan isrtrinya. Sepertinya dia menerima telepon dari seorang lalaki. Maka begitu istri keluar rumah, dibuntutinya. Eh, ternyata Darminah menuju ke SPBU, di mana seorang lelaki telah menunggu dengan mobilnya.

Melihat jenis mobil dan Nopol-nya, Bambang jadi kaget sekali karena lelaki itu ternyata Samidi tetangga sendiri. Nah, saat Darminah hendak masuk mobil, langsung ditariknya. Dia pun marah pada Samidi. Bambang ngomel-ngomel sampai urat di lehernya timbul semuanya, mirip Bambang Geeeeeen….tolet!

Tapi dasar Samidi sudah putus urat malunya, dia bukan minta maaf bahkan menonjok muka Bambang dan menggasak perutnya sampai bikin mules. Darminah yang mencoba melerai pertikaian itu tetap saja dibawa kabur. Bambang lapor ke polisi dan Samidi kini dalam pemeriksaan polisi Polsek Perak.

Sadisnya, sudah kencani bininya masih juga kepret suaminya. (Gunarso TS)