JAKARTA – Dua mikrolet dan satu taksi, kena razia petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur. Para sopir itu terjaring karena mangkal di bawah jembatan busway, Jalan Raya Bekasi Barat, hingga menyebabkan macet.

Tindakan itu dilakukan petugas, sebagai tindak lanjut laporan warga yang disampaikan ke redaksi Pos Kota. Ia mengirim pesan singkat yang bertuliskan : Yth Bapak Gubernur DKI Jakarta dan Kadishub DKI. Tolong di tertibkan angkot ngetem di bawah jembatan busway Jalan Raya Bekasi Barat, Jatinegara, karena selalu menimbulkan kemacetan yang luar biasa. Terima kasih. (085211620xxx)

Kasi Pengawasan dan Pengendalian Sudin Perhubungan Jakarta Timur, Slamet Dahlan, mengatakan penindakan dilakukan untuk menjawab keluhan warga. Pasalnya, warga mengeluhkan keberadaan angkutan umum yang selama ini ngetem dan membuat kemacetan.

“Dari penindakan itu, dua mikrolet dan satu taksi kami tilang,” katanya, Rabu (7/11/2018).

Menurutnya, sanksi tilang  diberikan  untuk memberi efek jera bagi pelanggar.

“Mudah-mudahan dengan ditindaknya mereka, ke depan tak ada lagi pengendara yang mencoba ngetem dan menunggu penumpang sembarangan,” ujarnya.

Dahlan menyebut, untuk mencegah angkot kembali ngetem, ia akan menempatkan petugas di kawasan tersebut. Petugas akan menghalau angkutan yang ngetem seenaknya.

“Petugas akan di ploting di lokasi yang selama ini dikeluhkan warga karena menjadi biang kemacetan,” pungkasnya. (ifand/yp)