JAKARTA – Sebanyak 20 jenazah korban Lion Air kembali berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Berdasarkan hasil sidang rekonsiliasi pada Kamis, tanggal 8 November pukul 16.00 sore di RS Polri, ada 20 penumpang yang dinyatakan teridentifikasi,” ujar Kepala RS Polri Kramat Jati Brigjen Pol. Musyafak di Gedung Sentra Visum dan Medikolegal RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Kamis (8/11/2018) sore.

Ini identitas ke-20 penumpang tersebut :

1. Denny Maulana, Laki-laki (30), melalui pemeriksaan DNA

2. Shintia Melina, Perempuan (25), melalui pemeriksaan DNA

3. Yunita, Perempuan (32), melalui pemeriksaan DNA

4. Daryanto, Laki-laki (43), melalui pemeriksaan DNA

5. Junior Priadi, Laki-laki (32), melalui pemeriksaan DNA

6. Hesti Nuraini, Perempuan (45), melalui pemeriksaan DNA

7. Inayah Fatwa Kurnia Dewi, Perempuan (38), melalui pemeriksaan DNA

8. Mery Yulyanda, Perempuan (23), melalui pemeriksaan DNA

9. Tri Haska Hafidzi, Laki-laki (31), melalui pemeriksaan DNA

10. Linda, Perempuan (49), melalui pemeriksaan DNA

11. Filzaladi, Laki-laki (30), melalui pemeriksaan DNA

12. Ary Budiastuti, Perempuan (48), melalui pemeriksaan DNA

13. Hasnawati, Perempuan (57), melalui pemeriksaan DNA

14. Wendy, Laki-laki (29), melalui pemeriksaan DNA

15. Indra Bayu Aji, Laki-laki (39), melalui pemeriksaan sidik Jari

16. Dolar, Laki-laki (37), melalui pemeriksaan sidik jari

17. Abdul Efendi, Laki-lakk (50), melalui pemeriksaan sidik jari

18. Tan Toni, Laki-laki (60), melalui pemeriksaan sidik jari

19. Hedy, Laki-laki (36), melalui pemeriksaan sidik jari, medis dan properti

20. Arif Yustian, Laki-laki (20), melalui pemeriksaan DNA

“Sehingga sampai saat ini penumpang yang telah teridentifikasi berjumlah 71 penumpang. Dengan rincian laki-laki 52 orang, perempuan 19 orang,” tambah

Sebelumnya sebanyak 51 jenazah penumpang pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 telah teridetifikasi terhitung sejak Rabu (31/10/2018) hingga Selasa (6/11/2018) lalu. Adapun 51 jenazah yang berhasil teridentifikasi terdiri dari 11 perempuan dan 40 laki-laki.

Diketahui, pesawat Lion Air JT-610 terbang dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta menuju Bandar Udara Depati Amir, Pangkal Pinang, namun jatuh di perairan Tanjung Pakis Karawang, Jawa Barat, pada Senin (29/10/2018) .

Pesawat JT-610 ini berangkat dari Bandara Internasional Soekarno Hatta pukul 06.20 WIB, namun tak lama berselang, pukul 06.33 WIB pesawat tersebut hilang kontak dengan Jakarta Control. Di dalam pesawat tersebut terdapat 189 orang yang terdiri dari dua pilot, lima awak kabin, dan 181 penumpang. (cw2/b)